Padi adan putih, hitam dan merah, atau dalam bahasa lokal pade adan buda, hitem, dan sia, merupakan bibit lokal hasil budidaya masyarakat di dataran tinggi Borneo khususnya Kecamatan Krayan Selatan dan Krayan Induk, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Beras tersebut adalah produk unggulan hasil pertanian tradisional masyarakat dengan ciri khas aroma, cita rasa dan tekstur yang halus.
Pola pertanian tradisional di dataran tinggi Krayan adalah pola pertanian organik yang dipadukan dengan peternakan kerbau, dan memanfaatkan air jernih dari gunung untuk irigasi persawahan. Hutan yang masih alami dan belum rusak menjamin bahwa lahan dan air yang mengalir ke persawahan adalah air yang murni, jernih dan bebas bahan kimia. Sebagian hutan di Kecamatan Krayan dan Krayan Selatan termasuk dalam Taman Nasional Kayan Mentarang, taman nasional pertama di Indonesia yang dikelola secara kolaboratif bersama masyarakat adat.
Beras adan sudah dikenal oleh konsumen baik itu di tingkat lokal, nasional maupun di luar negeri. Permintaan konsumen akan beras organik bermutu tinggi dari Krayan semakin hari semakin meningkat. Hal itu mendorong kelompok petani di Krayan Selatan membentuk Koperasi Serba Usaha Tana Tam Krayan Hulu (KSU-TTKH). Pembentukan ini untuk menjaga kualitas mutu beras dan mutu organik menyangkut proses persiapan lahan, seleksi bibit, penanaman, pasca panen, penggilingan sampai proses pengemasan untuk dipasarkan. Upaya ekstra tersebut dilakukan untuk menambah nilai pasar beras adan agar harganya adil dan mendapat kepercayaan konsumen.
Sebelum ada inisiatif ini, beras adan varietas merah dan hitam kian kurang ditanam oleh petani karena hasil panennya lebih rendah dibandingkan varietas padi baru hasil rekayasa laboratorium. Padahal, jenis lokal lebih tahan terhadap perubahan lingkungan dan serangan hama. Namun, dengan meningkatnya minat pasar maka petani di Krayan sudah mulai menanam kembali varietas lokal yang organis ini dalam jumlah lebih banyak.
Beras adan putih, merah dan hitam ini adalah makanan yang sehat. Zat yang terkandung di dalamnya, khususnya varietas beras adan merah (vitamin B2), dan beras adan hitam (mineral ferum, posphorus, dan calcium) menunjukkan bahwa pilihan beras ini adalah pilihan beras sehat untuk keluarga. Beras adan hitam juga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi sedangkan kandungan lemaknya lebih sedikit.
Beras Adan Tana Tam (”tana tam” berarti ”tanah kita”) dijual dalam kemasan 1 kg dan sudah mendapatkan sertifikat merk dari Direktorat Jenderal HKI (Hak Kekayaan Intelektual) Kementerian Hukum dan HAM.
Diproduksi oleh:
Koperasi Tana Tam Krayan Selatan Long Layu,

Komentar
Posting Komentar